Dimensi Psikospiritual dalam Kebahagiaan Islami: Studi Kausalitas pada Pendidik Muslim Yayasan Al-Bayan Bina Insani

Main Article Content

Salma Nuha Ghufron

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kecerdasan spiritual terhadap kebahagiaan Islami pada pendidik Muslim di Yayasan Al-Bayan Bina Insani. Kecerdasan spiritual dipahami sebagai kemampuan individu dalam memahami makna eksistensial, menghasilkan makna personal, mengenali realitas transendental, serta memperluas kesadaran spiritual. Adapun kebahagiaan Islami mengacu pada kondisi psikologis yang ditandai dengan hubungan yang dekat dengan Allah, ketenangan batin, rasa syukur, dan kehidupan bermakna yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksplanatori-kausal. Sebanyak 19 pendidik dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi yang telah ditentukan. Instrumen yang digunakan yaitu Spiritual Intelligence Self-Report Inventory (SISRI-24) dan skala kebahagiaan Islami yang telah diadaptasi sesuai konteks budaya lokal. Analisis data dilakukan dengan regresi linear sederhana menggunakan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan spiritual berpengaruh signifikan terhadap kebahagiaan Islami (R² = 0,791; p < 0,001), yang berarti sebesar 79,1% variasi kebahagiaan Islami dapat dijelaskan oleh kecerdasan spiritual. Temuan ini mengonfirmasi bahwa kecerdasan spiritual merupakan prediktor kuat bagi kebahagiaan Islami pada pendidik Muslim. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan aspek psikospiritual sebagai bagian dari pertumbuhan profesional dan kesejahteraan dalam lingkungan pendidikan Islam.

Article Details

How to Cite
Ghufron, S. N. (2026). Dimensi Psikospiritual dalam Kebahagiaan Islami: Studi Kausalitas pada Pendidik Muslim Yayasan Al-Bayan Bina Insani. Jurnal Psikologi Islam, 12(2), 62–71. https://doi.org/10.47399/jpi.v12i2.359
Section
Empirical Research