FENOMENA MUALLAF KONVERSI AGAMA SEBAGAI PEMENUHAN MAKNA HIDUP
Main Article Content
Abstract
Tulisan ini bermaksud untuk menggambarkan bagaiamana fenomena muallaf sebagai bentuk konversi agama yang memuat upaya mereka untuk memperoleh makna hidup. Baimmana mereka memaski keyakinan barunya dan mempertahankan keyakinan tersebut bahkan membaginya pada dunia. Hal-hal diatas dianalisis dengan teori kebermaknaan hidup menurut pengagas Logoterapi Victor Frankl.
Banyak ditemukan, mereka yang mengalami keraguan dan kemudian konversi agama, justru berasal dari kalangan nonmuslim yang taat pada agama mereka terdahulu. Ini berarti, mereka menemukan makna hidup melalui penghayatan gama. Ketika agama yang mereka yakini mereka ragukan kebenaranya, pada usah (komitmen) untuk menemukan makna itu kembali dalam ajaran agama yang lain, hingga pilihan mereka jatuh pada Islam. Karena status makna yang objektif itu menuntut atau menetang seseorang mencapainya. Komitmen ini membuat mereka menaggung penderitaan atas pilihan sikapnya sebagai cara mereka memberikan makna terhadap hidupnya.
Kata Kunci : muallaf, konversi agama, pemenuhan makna hidup.
Article Details
Di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA), pengguna bebas untuk: berbagi (menyalin, mendistribusikan, dan menyebarkan kontribusi), mengadaptasi (mengubah dan menggubah karya), serta menggunakan karya untuk tujuan komersial, dengan syarat: memberikan atribusi yang sesuai kepada pencipta asli, dan membagikan karya turunan dengan lisensi yang sama.