Hubungan antara Supernatural Punishment dengan Psychological Well-Being pada Kelompok Usia Dewasa Awal di Jakarta
Main Article Content
Abstract
Agama memainkan peran penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia, yang tercermin dari tingginya tingkat religiusitas. Meskipun religiusitas umumnya dikaitkan dengan peningkatan psychological well-being, keyakinan akan supernatural punishment, yang merupakan aspek dari religiusitas, dapat membawa dampak negatif pada well-being individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara rasa takut terhadap supernatural punishment dengan psychological well-being. Dengan pendekatan kuantitatif, sampel dikumpulkan secara insidental menggunakan kuesioner yang mencakup dua skala pengukuran, yaitu skala hell-anxiety untuk mengukur rasa takut terhadap supernatural punishment dan skala psychological well-being. Sebanyak 208 responden berusia 18-40 tahun yang tinggal di Jakarta berpartisipasi dalam penelitian ini. Analisis data menunjukkan adanya korelasi positif yang signifikan antara rasa takut terhadap supernatural punishment dengan psychological well-being, dengan nilai r=0,630 (p<0,05). Temuan ini menarik karena menunjukkan bahwa rasa takut terhadap supernatural punishment berkaitan erat dengan psychological well-being yang tinggi, sehingga paradoks agama dan divine punishment tidak ditemukan pada PWB. Penelitian ini mengusulkan pentingnya pengembangan program psychological well-being yang mengintegrasikan keyakinan religius , termasuk supernatural punishment, dengan teknik pengelolaan stress untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis masyarakat Indonesia.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA), pengguna bebas untuk: berbagi (menyalin, mendistribusikan, dan menyebarkan kontribusi), mengadaptasi (mengubah dan menggubah karya), serta menggunakan karya untuk tujuan komersial, dengan syarat: memberikan atribusi yang sesuai kepada pencipta asli, dan membagikan karya turunan dengan lisensi yang sama.