Peran Tawakal dan Dukungan Keluarga pada Mahasiswa Rantau dalam Menghadapi Tekanan Akademik
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana mahasiswa rantau semester enam menyikapi stres akademik melalui sikap tawakal dan dukunga keluarga. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan melibatkan tiga mahasiswa rantau UIN Antasari Banjarmasin sebagai subjek. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur dan dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres akademik pada mahasiswa rantau semester enam dipicu oleh tugas akhir, magang, seminar proposal, dan tekanan menyelesaikan studi. Dua subjek merasa jauh dari keluarga bukan menjadi sumber stres utama karena telah terbiasa hidup mandiri, sementara satu subjek mengaku cukup stres karena keterpisahan dengan keluarga. Kendati demikian, ketiganya menunjukkan bahwa dukungan emosional dari keluarga dan praktik tawakal kepada Allah menjadi faktor utama dalam membentuk resiliensi mahasiswa. Tawakal membantu mengurangi kecemasan dan meningkatkan fokus terhadap usaha maksimal tanpa terlalu terbebani oleh hasil. Kesimpulannya, tawakal dan dukungan keluarga berperan penting dalam memperkuat ketahanan mahasiswa rantau dalam menghadapi tekanan akademik.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA), pengguna bebas untuk: berbagi (menyalin, mendistribusikan, dan menyebarkan kontribusi), mengadaptasi (mengubah dan menggubah karya), serta menggunakan karya untuk tujuan komersial, dengan syarat: memberikan atribusi yang sesuai kepada pencipta asli, dan membagikan karya turunan dengan lisensi yang sama.